Rabu, 13 September 2017

21:56
Pengamat: Presiden Layak Berhentikan Jaksa Agung


Mata Lelaki - Ikon-ikon pariwisata yaitu Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan Wayang Kulit yang tergambar di badan pesawat AirAsia Indonesia dinilai representatif untuk mewakili pariwisata Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Rifai Taberi. Agen Bola Terpercaya

"Kenapa milih ikon itu? Itu lebih ke kreatif kita melihat yang lumayan ikonik untuk Indonesia apa. Kita lihat tren Gunung Bromo lumayan disukai oleh wisatawan Thailand dan India," kata Rifai seusai acara peresmian pesawat bercorak pariwisata Indonesia di Garuda Maintainance Facilities, Banten, Rabu (13/9/2017). Agen Casino Terbaik

Ia mengatakan ikon Gunung Bromo di pesawat AirAsia Indonesia bisa mewakili keberadaan gunung tersebut. Soalnya, Thailand sendiri tak memiliki gunung berapi seperti di Indonesia. Agen Poker Indonesia Terbesar

"Kalau Candi Borobudur itu masuk tujuh keajaiban dunia. Sudah pasti jadi ikon yang harus kami munculkan," jelasnya.

Untuk ikon wayang juga menjadi bagian seni dan budaya Indonesia yang dihadirkan oleh AirAsia Indonesia.




Rifai menambahkan pesawat AirAsia Indonesia bercorak ikon-ikon pariwisata Indonesia akan digunakan di rute-rute penerbangan domestik dan internasional.

Adapun ikon pariwisata Indonesia di badan pesawat AirAsia Indonesia yaitu Gunung Bromo, Candi Borobudur, wayang kulit, serta logo Wonderful Indonesia. Ikon tersebut menghiasi badan pesawat (livery) AirAsia Indonesia bertipe Airbus 320-200.

Pesawat beregistrasi PK-AXV dengan ilustrasi ikon pariwisata Indonesia itu sudah mulai beroperasi pada 6 September 2017.

Acara peresmian pesawat bercorak ikon pariwisata Indonesia milik AirAsia Indonesia dihadiri oleh Chief Executive Officer AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan; Staf Khusus Bidang Infrastruktur Pariwisata Kementerian Pariwisata, Judi Rifajantoro; Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso; dan Senior Vice President Marketing & Business Development Garuda Maintainance Facilities AeroAsia, Leonardus Andriyanto.

0 komentar:

Posting Komentar