Rabu, 06 September 2017

11:52
Fadli Zon Minta Polri Gerak Cepat Usut Kasus Viktor Laiskodat


Mata Lelaki - Model multi purpose vehicle (MPV) baru Toyota penerus NAV-1, Voxy, direspons pasar dengan baik. Kurang dari sebulan, pemesanannya sudah seribuan unit, padahal target hanya 150 unit per bulan. Agen Bola Terpercaya

Soal konsumen mobil setengah mewah milik Toyota tersebut, ternyata masih jadi konsumsi warga Ibu Kota atau Jabodetabek lebih luasnya. Pembeliannya juga disebut hampir seluruhnya untuk penggunaan pribadi, selain fleet. Agen Casino Terbaik

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor mengatakan, komposisi wilayah Jakarta dan sekitarnya mencapai 70 persen lebih. Sementara sisanya baru dibagi ke daerah-daerah lainnya. Agen Poker Indonesia Terbesar

“Saat ini, hampir semua pembeli Voxy berasal dari individu. Kemudian sebanyak 71,8 persen di antaranya berasal dari daerah Jabodetabek,” ujar Soerjopranoto kepada KompasOtomotif, Selasa (5/9/2017).




Voxy Penuhi Kebutuhan

Sejak kemunculan pertamanya di 10 Agustus sampai 4 September 2017, permintaan Voxy mencapai 1.048 unit atau melebihi target yang ditetapkan. Soerjopranoto menyebut, kalau pihaknya sudah melakukan riset, dan menyesuaikan dengan market, di mana ini yang membuat permintaan melonjak.

“Saat meluncurkan suatu produk, kami terlebih dahulu melakukan riset mengenai market yang ingin dituju, karakter dari segmen tersebut, kebutuhan dari penggunanya, serta masih banyak lagi, termasuk saat kami menghadirkan All New Voxy,” Soerjopranoto.

“Kami menghadirkan Voxy dengan desain yang sporty dan modern, serta beragam fitur dan teknologi. Kami juga memberikan sentuhan lokal pada All New Voxy, seperti ground clearance setinggi 165 mm, atau 10 mm lebih tinggi dari Voxy Jepang, untuk menyesuaikan karakter geografis di Indonesia yang beragam,” tutur Soerjopranoto.

Soerjopranoto menambahkan, segala fitur dan teknologi yang value for money dan sudah disematkan pada pada All New Voxy, menjadikan produk ini diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar